Sabtu, 10 Februari 2018 - 10:42:42 WIB
PENDIDIKAN POLITIK GUNA MENINGKATKAN KESADARAN POLITIK DAN KENEGARAAN
Kategori: Kegiatan Bidang ORPOL/ORMAS - Dibaca: 17 kali

Pengembangan pendidikan politik masyarakat sebagai bagian pendidikan politik yang merupakan rangkaian usaha untuk meningkatkan dan memantapkan kesadaran politik dan kenegaraan, guna menunjang kelestarian pancasila dan uud 1945 sebagai budaya politik bangsa. Pendidikan politik juga merupakan konsep bagian dari proses perubahan kehidupan politik yang sedang dilakukan dewasa ini dalam rangka usaha menciptakan suatu sistem politik yang benar-benar demokratis, stabil, efektif dan efisien. Oleh karena itu, memilih bukan kesadaran sendiri, tetapi mengikuti pilihan tokohnya. Pendidikan politik ini berfungsi untuk memberikan isi dan arah serta pengertian kepada proses penghayatan nilai-nilai yang sedang berlangsung. Dalam filosofi pendidikan, belajar merupakan sebagian proses panjang seumur hidup artinya pendidikan politik perlu dilaksanakan secara berkesinambungan agar masyarakat dapat terus meningkatkan pemahamannya terhadap dunia politik yang selalu mengalami perkembangan.
Unsur-unsur masyarakat sangat berpengaruh dalam menjalankan program pemerintah untuk pembangunan kedepannya, yang pada hakikatnya bahwa pembangunan dilaksanakan dan ditujukan dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk  masyarakat. Dengan demikian bahwa seluruh elemen masyarakat sangat berperan sebagai subyek pembangunan yang terlibat didalamnya, sehingga partisipasi para tokoh-tokoh perlu untuk diperhitungkan dalam kegiatan berpolitik.

Pendidikan politik adalah aktifitas yang bertujuan untuk membentuk dan menumbuhkan orientasi-orientasi politik pada individu. Ia meliputi keyakinan konsep yang memiliki muatan politis, meliputi juga loyalitas dan perasaan politik, serta pengetahuan dan wawasan politik yang menyebabkan seseorang memiliki kesadaran terhadap persoalan politik dan sikap politik.
Pendidikan politik dapat dikatakan sebagai media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan akhir untuk membuat warga negara menjadi lebih melek politik. Warga negara yang melek politik adalah warga negara yang sadar akan hak dan kewajiban sehingga dapat ikut serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam setiap proses pembangunan. Pendidikan politik diperlukan keberadaannya terutama untuk mendidik generasi muda saat ini yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa.

Pelatihan yang berlangsung selama 2 (dua) hari, Jum'at s.d. Sabtu, 9-10 Februari 2018 di Hotel Fave, Jln. Langko Mataram. Adapun Narasumber yang dihadirkan antara lain Kepala Bakesbangpoldagri NTB, Dr. Jamaludin, Dr. H. MS. Udin, M.Ag., Dr. Husni Muadz, Lalu Maryun, serta narasumber Pusat Dr. Kusworo, M.Si Dosen IPDN Kemendagri RI.

Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menanyakan berbagai hal yang terkait dengan demokrasi dan peran tokoh di bidang politik kepada para narasumber. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan tentang demokrasi dan politik bagi para tokoh-tokoh masyarakat sehingga dapat berpartisipasi secara aktif dalam mengisi proses pembangunan di bidang politik. Dengan pelatihan ini pula diharapkan para tokoh dapat memahami hak dan kewajiban dalam proses demokrasi. Pada akhirnya nanti pemerintah daerah berharap peran tokoh-tokoh di bidang politik makin mantap di tengah masyarakat.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)