Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya & Agama
Kesbangpol Dampingi Wagub Kembali Turun Sosialisasi Perda & Bagi Masker di Mataram dan Bandara

Didampingi Asisten I Setda NTB, Kasat Pol PP, Kepala Badan Kesbangpoldagri, Karo Kesra dan Kalak BPBD, Wagub berkeliling bandara, melihat pelayanan dan penerapan protokol kesehatan yang ada di bandara tersebut. Di sini, Umi Rohmi tak hanya mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker, tapi juga mengimbau petugas untuk masifkan sosialisasi, baik secara langsung ataupun melalui media sosial.
“Harus ada imbauan, kalau tidak pakai masker, jangan dikasi masuk, untuk yang datang dan masuk ke NTB. Pastikan syarat-syarat sudah di engkapi,” tegas Wagub dihadapan petugas bandara.
Umi Rohmi menambahkan, tanggal 14 September ini, Perda Penaggulangan Penyakit Menular mulai ditegakkan. Tidak ada tawar-menawar lagi untuk orang yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.
“Kita tegas, ikhtiar terus kita lakukan, kalau masih ada yang tidak patuh, kita denda. Bismillah, InsyaAllah ini yang terbaik,” tutup Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB tersebut.
Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalillah secara terus menerus turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Salah satu yang ditekankan Wagub yaitu kedisiplinan dalam menggunakan masker di tempat-tempat umum, terlebih Provinsi NTB sudah memiliki Perda Penanggulangan Penyakit Menular yang bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerah ini.
Setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah kantor pelayanan publik di Kota Mataram dan Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat, kali ini, Wagub melanjutkan monitoring ke Kabupaten Lombok Tengah. Namun sebelum ke Lombok Tengah pada Kamis, 10 September 2020, Wagub terlebih dahulu melakukan video confrence di Polda NTB bersama Forkopimda NTB terkait arahan dari Kapolri selanjutnya melakukan sosialisasi dan bagi-bagi masker di simpang empat depan Pizza Hut Mataram kepada masyarakat dan pengguna jalan raya.
(Humas NTB)



