Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya & Agama
KABAN KESBANGPOL PROV NTB MEMBUKA PAGELARAN PERESEAN

Pada hari Sabtu 12 April 2025 pukul 15.30 wita, bertempat di Lapangan AKN Desa Kuripan Lombok Barat, Gubernur Nusa Tenggara Barat diwakili Kaban Kesbangpoldagri NTB H. Ruslan Abdul Gani, S.H., M.H., membuka acara Pagelaran Peresean yg diselenggarakan oleh Yayasan Pemaos Sabda Jati (PESAJA) dengan tema “Betulkah Tatu Saling Sedok”.
Peresean adalah tradisi seni bela diri khas masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang melibatkan dua petarung laki-laki yang disebut pepadu dan saling berhadapan menggunakan senjata tradisional berupa penjalin, yakni rotan panjang sebagai alat pemukul, serta ende, tameng yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau untuk bertahan.
Pagelaran Peresean akan dilaksanakan dari tanggal 12 sampai dengan 16 April 2025 pukul 15.30 wita ditutup dengan pertunjukan Wayang Kulit Sasak pada tanggal 17 April 2025 pukul 21.00 wita hingga selesai.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari pelestarian budaya lokal Suku Sasak yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan didukung Pemerintah Daerah. Dengan menghadirkan tema yang sarat makna serta dikemas dalam rangkaian kegiatan selama beberapa hari, pagelaran ini tidak hanya mempertontonkan tradisi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya merawat warisan budaya sebagai jati diri masyarakat suku Sasak khususnya dan bangsa Indonesia umumnya. Keterlibatan lembaga budaya seperti PESAJA serta kehadiran pejabat pemerintah memperkuat sinergi antara Pemerintah daerah, masyarakat adat, dan para budayawan serta seniman lokal.



