Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya & AgamaKewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelejen

BNPT dan FKPT NTB Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme di Nusa Tenggara Barat

Mataram, 30 Oktober 2025 — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Nusa Tenggara Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan peninjauan lapangan di Hotel Santika Mataram. Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi pencegahan radikalisme dan terorisme di wilayah NTB.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT, Tejo Wijanarko, S.I.K., serta dihadiri oleh perwakilan Bappenas, Kepala Bakesbangpoldagri NTB selaku Ketua FKPT NTB H. Ruslan Abdul Gani, S.H., M.H., dan unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Tejo Wijanarko menegaskan bahwa BNPT terus mendorong pelaksanaan program pencegahan terorisme di daerah untuk mendukung Prioritas Nasional bidang keamanan dan intelijen. “Indikator utama keberhasilan adalah turunnya Indeks Risiko Terorisme (IRT) nasional. FKPT menjadi ujung tombak BNPT dalam upaya pencegahan di tingkat provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pertahanan dan Keamanan Bappenas, Erik Armundito, S.T., M.T., Ph.D., menyoroti pentingnya memperkuat edukasi di ruang digital, mengingat penyebaran paham radikal kini banyak terjadi di dunia maya. “Generasi muda perlu dilindungi melalui literasi digital dan kegiatan kebangsaan yang masif,” jelasnya.

Sejumlah narasumber lain turut menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan pelibatan sekolah serta perguruan tinggi dalam program Rembuk Merah Putih. FKPT juga merekomendasikan pembentukan forum hingga tingkat kabupaten/kota guna memperkuat deteksi dini potensi radikalisme.

Melalui kegiatan ini, BNPT dan FKPT NTB sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor dan menghadirkan ruang diskusi kebangsaan permanen seperti Warung NKRI di berbagai daerah. Diharapkan, langkah konkret ini dapat menjadikan NTB sebagai wilayah yang aman, damai, serta tangguh menghadapi ancaman ekstremisme dan terorisme.

Tags
Show More

Related Articles

Check Also

Close
Close